Satu lagi film karya sutradara favorit
saya, Joko Anwar, setelah dua film karya Joko Anwar sebelumnya, Janji Joni
(2005) dan Pintu Terlarang (2007), mampu membuat saya begitu terkesan. Hal yang
paling menarik dari karya Joko Anwar adalah ide cerita yang unik dan orisinil
serta kemasan cerita yang baik dan berbeda dari film-film kebanyakan di
Indonesia. Kali ini Joko Anwar membawa saya pada suasana yang sangat mencekam
dan mengerikan dalam film terbarunya “Modus Anomali”. Melalui film ini Joko
Anwar mencoba menyampaikan sesuatu yang sangat sederhana namun mengemasnya
dengan sangat indah dan penuh kejutan.
Seorang pria yang bernama John Evans
(Rio Dewanto) terbangun dan menemukan dirinya dalam kesendirian di tengah hutan
yang lebat. Dia menemukan sebuah tempat peristirahatan dan disanalah dia
mengetahui melalui rekaman sebuah video bahwa istrinya telah dibunuh secara
mengenaskan dan kedua anaknya telah menghilang. Situasi tersebut membuatnya
dilanda kebingungan dan dipenuhi dengan sejuta pertanyaan yang menyerang
dirinya. Kepanikan mulai menyergapnya. Dia harus menemukan kedua anaknya dan
harus bertahan dari kejaran si pembunuh sadis itu. Pikirannya semakin dipenuhi
ketakutan dan kengerian. Dengan segala kekuatan yang ada dalam dirinya, dia
terus berusaha untuk bisa selamat dari cengkeraman si pembunuh itu.
Joko Anwar memang hebat. Melalui
karakter John Evans, saya seperti diajak
untuk menemukan kepingan puzzle-puzzle yang saling berserakan, terkadang merasa
tersesat, terkadang merasa ketakutan, terkadang merasa pesimis. Joko Anwar
mampu membuat atmosphere hutan yang hijau menjadi sebuah tempat yang sangat
mencekam sekaligus mengerikan. Dan dengan cerita yang sangat sederhana seperti
ini, Joko Anwar memberikan twist yang brilian dan sangat mengejutkan. Semua
pertanyaan yang merasuki saya selama menonton film ini terjawab dari beberapa
adegan yang ditampilkan dimenit-menit terakhir film ini. Namun, semuanya tak
berhenti sampai disitu. Menurut saya Joko Anwar memberikan banyak kebebasan
kepada penontonnya untuk menebak sendiri dan mengartikan sendiri apa yang
sebenarnya terjadi dalam film ini. Bahkan mungkin bisa saja pembahasan film ini
tidak akan mampu berhenti hanya di ending film ini saja. Bagi saya, dua puluh
menit terakhir film ini sesungguhnya sudah memberikan begitu banyak keterangan
yang menjelaskan kenapa Joko Anwar memakai judul ‘Modus Anomali’? Kenapa John
Evans bisa terkubur ditengah hutan? Ada keterangan yang tak saling berurutan
dan terkesan acak-acakan, tetapi semuanya memiliki keterkaitan dalam
mengungkapkan apa maksud cerita film ini.
Hebat! Thriller film dari Indonesia yang
patut mendapatkan penghargaan.
8/10

Tidak ada komentar:
Posting Komentar