Selasa, 11 September 2012

Pintu Terlarang (2009)



Joko Anwar adalah salah satu sutradara Indonesia yang hebat menurutku. Karyanya yang selalu memiliki tema yang unik dan menarik, membuatku tak bisa begitu saja melewatkan karyanya begitu saja. Dia selalu memiliki cerita baru yang sangat berbeda dari kebanyakan sutradara lain di Indonesia. Termasuk salah satu filmnya yang berjudul Pintu Terlarang. Film ini dirilis setelah sebelumnya dia sudah mengeluarkan film Janji Joni (2005) dan Kala (2007)
Pintu Terlarang menurutku memiliki genre yang digabung-gabungkan antara drama, horror, dan thriller. Dari awal cerita film ini sudah menyuguhkan misteri yang menyudutkanku berspekulasi bahwa ini adalah film thriller. Gambir (Fachri Albar) adalah seorang pematung sukses yang memiliki hubungan dengan seorang wanita bernama Talyda (Marsha Timothy). Ada pertanyaan besar terhadap sikap yang dilakukan Talyda di awal film. Aku langsung merasakan ada keganjilan yang terlihat dari sikap Talyda. Apa sesungguhnya yang sedang Talyda lakukan dan apa tujuannya? Ada sesuatu yang sedang disembunyikannya dari Gambir. Itulah tebakanku.
Kehamilan Talyda diluar nikah membuatnya memutuskan untuk melakukan aborsi terhadap bayi yang dikandungnya. Gambir tidak bisa melakukan apa-apa. Dia terlalu polos untuk melarang bahkan memarahi Talyda. Baginya apapun akan dilakukan buat seseorang yang sangat dicintainya. Bahkan ketika Talyda mulai menyuruh Gambir menaruh janinnya didalam perut sebuah patung ibu hamil, dengan bimbang Gambir tetap menuruti permintaan Talyda. Sekalipun saat itu Gambir mulai merasakan ada yang tidak beres dengan semua yang dilakukannya.
Tidak hanya itu, keanehan menyeruak ketika Gambir mulai membeli setiap janin yang ada di klinik tersebut dan menaruh janin-janin itu disetiap patung ibu hamil yang dia buat. Tanpa memandang sisi kemanusiaan, Gambir siap melakukan apa yang diperintahkan Talyda kepadanya dengan alasan untuk meningkatkan penjualan patungnya agar terlihat lebih hidup dengan menaruh sesuatu yang hidup juga. Kejam. Itulah kata pertama yang keluar dari mulutku.
Aku mulai merasakan ada nuansa horror di film ini, setelah Gambir dan Talyda meresmikan hubungan mereka dengan melangsungkan pernikahan. Kemunculan seorang anak yang sering meminta tolong kepada Gambir dan sebuah tulisan ‘tolong aku’ yang sering muncul tiba-tiba dihadapannya, membawaku pada suasana yang penuh misteri. Apakah anak itu adalah jiwa janin yang tidak tenang?
Ternyata anak itu malah membawa Gambir ke suatu tempat yang bernama Herosase. Disana dia menemukan sesuatu yang sangat mencurigakan. Rasa penasaran semakin membuatnya marah ketika secara kebetulan dia bertemu dengan sahabat karibnya Dandung (Ario Bayu) disana. Dandung tidak tega membiarkan Gambir yang tertekan rasa penasaran. Akhirnya Dandung mulai memperkenalkan Herosase kepada Gambir. Herosase memiliki sebuah ruangan yang bisa disewa. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah TV yang disertai sebuah menu yang bisa memilih channel video-video amatir yang didapatkan dari kamera CCTV yang ditempatkan dirumah-rumah secara tersembunyi. Mengerikannya, video-video yang ditampilkan adalah gambar-gambar tindakan kekerasan atau tindakan kejahatan atau beberapa hal yang tidak lajim. Saat itu juga film ini membawaku kembali pada nuansa thriller yang hebat. Dengan mentalnya yang lemah, Gambir tak kuasa menyaksikan gambar-gambar kekerasan itu. Dia frustasi.
Dan rasa frustasinya meningkat ketika dia menemukan video-video yang menguak tentang rahasia istri dan kedua sahabat terdekatnya. Alasan itu pula yang akhirnya mengubah Gambir yang polos berubah menjadi sesuatu yang jahat. Gambir mengeksekusinya dengan santai  namun menegangkan serta sangat mengerikan. Disanalah adegan puncak film ini berlangsung. Gambir yang innocent mampu berbuat hal yang tidak pernah dia lakukan hanya karena sebuah pengkhiatan. Kemudian, tanpa menunggu lama, Gambir mulai membongkar Pintu Terlarang itu dan masuk ke dalamnya. Adegan di ruangan itu membuat jantungku kembali berpacu dengan cepat. Ada hal yang menciptakan keterkejutan hebat dalam diriku. Siapakah Gambir sebenarnya? Apa yang terjadi padanya?
Gambir berada didalam rumah sakit jiwa. Dialog antara wartawati (Marsha Timothy) dan pelayan rumah sakit jiwa (Ario Bayu) memberikanku jawaban dari film Pintu Terlarang ini.
Ending saat seorang pria (Rio Dewanto) sedang melakukan penebusan dosa kepada Pastor, _yang masih diperankan oleh Fachri Albar, menjelaskan bahwa Pintu Terlarang maksudnya adalah pintu yang menuju masa lalu yang kelam. Maka tutuplah dan jangan pernah mencoba membukanya. Jika mencoba membuka Pintu Terlarang, maka kau akan kembali mengingat semua masa lalu yang suram itu.
8/10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar