Joko Anwar adalah salah satu sutradara
Indonesia yang hebat menurutku. Karyanya yang selalu memiliki tema yang unik
dan menarik, membuatku tak bisa begitu saja melewatkan karyanya begitu saja.
Dia selalu memiliki cerita baru yang sangat berbeda dari kebanyakan sutradara
lain di Indonesia. Termasuk salah satu filmnya yang berjudul Pintu Terlarang.
Film ini dirilis setelah sebelumnya dia sudah mengeluarkan film Janji Joni (2005) dan Kala (2007)
Pintu Terlarang menurutku memiliki genre
yang digabung-gabungkan antara drama, horror, dan thriller. Dari awal cerita
film ini sudah menyuguhkan misteri yang menyudutkanku berspekulasi bahwa ini
adalah film thriller. Gambir (Fachri Albar) adalah seorang pematung sukses yang memiliki hubungan dengan seorang
wanita bernama Talyda (Marsha Timothy). Ada pertanyaan besar terhadap sikap
yang dilakukan Talyda di awal film. Aku langsung merasakan ada keganjilan yang
terlihat dari sikap Talyda. Apa sesungguhnya yang sedang Talyda lakukan dan apa
tujuannya? Ada sesuatu yang sedang disembunyikannya dari Gambir. Itulah
tebakanku.
Kehamilan Talyda diluar nikah membuatnya
memutuskan untuk melakukan aborsi terhadap bayi yang dikandungnya. Gambir tidak
bisa melakukan apa-apa. Dia terlalu polos untuk melarang bahkan memarahi
Talyda. Baginya apapun akan dilakukan buat seseorang yang sangat dicintainya.
Bahkan ketika Talyda mulai menyuruh Gambir menaruh janinnya didalam perut
sebuah patung ibu hamil, dengan bimbang Gambir tetap menuruti permintaan
Talyda. Sekalipun saat itu Gambir mulai merasakan ada yang tidak beres dengan
semua yang dilakukannya.
Tidak hanya itu, keanehan menyeruak
ketika Gambir mulai membeli setiap janin yang ada di klinik tersebut dan menaruh
janin-janin itu disetiap patung ibu hamil yang dia buat. Tanpa memandang sisi
kemanusiaan, Gambir siap melakukan apa yang diperintahkan Talyda kepadanya
dengan alasan untuk meningkatkan penjualan patungnya agar terlihat lebih hidup
dengan menaruh sesuatu yang hidup juga. Kejam. Itulah kata pertama yang keluar
dari mulutku.
Aku mulai merasakan ada nuansa horror di
film ini, setelah Gambir dan Talyda meresmikan hubungan mereka dengan
melangsungkan pernikahan. Kemunculan seorang anak yang sering meminta tolong
kepada Gambir dan sebuah tulisan ‘tolong aku’ yang sering muncul tiba-tiba
dihadapannya, membawaku pada suasana yang penuh misteri. Apakah anak itu adalah
jiwa janin yang tidak tenang?
Ternyata anak itu malah membawa Gambir
ke suatu tempat yang bernama Herosase. Disana dia menemukan sesuatu yang sangat
mencurigakan. Rasa penasaran semakin membuatnya marah ketika secara kebetulan
dia bertemu dengan sahabat karibnya Dandung (Ario Bayu) disana. Dandung tidak
tega membiarkan Gambir yang tertekan rasa penasaran. Akhirnya Dandung mulai
memperkenalkan Herosase kepada Gambir. Herosase memiliki sebuah ruangan yang
bisa disewa. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah TV yang disertai sebuah
menu yang bisa memilih channel
video-video amatir yang didapatkan dari kamera CCTV yang ditempatkan
dirumah-rumah secara tersembunyi. Mengerikannya, video-video yang ditampilkan
adalah gambar-gambar tindakan kekerasan atau tindakan kejahatan atau beberapa
hal yang tidak lajim. Saat itu juga film ini membawaku kembali pada nuansa
thriller yang hebat. Dengan mentalnya yang lemah, Gambir tak kuasa menyaksikan
gambar-gambar kekerasan itu. Dia frustasi.
Dan rasa frustasinya meningkat ketika
dia menemukan video-video yang menguak tentang rahasia istri dan kedua sahabat
terdekatnya. Alasan itu pula yang akhirnya mengubah Gambir yang polos berubah
menjadi sesuatu yang jahat. Gambir mengeksekusinya dengan santai namun menegangkan serta sangat mengerikan.
Disanalah adegan puncak film ini berlangsung. Gambir yang innocent mampu
berbuat hal yang tidak pernah dia lakukan hanya karena sebuah pengkhiatan. Kemudian,
tanpa menunggu lama, Gambir mulai membongkar Pintu Terlarang itu dan masuk ke
dalamnya. Adegan di ruangan itu membuat jantungku kembali berpacu dengan cepat.
Ada hal yang menciptakan keterkejutan hebat dalam diriku. Siapakah Gambir
sebenarnya? Apa yang terjadi padanya?
Gambir berada didalam rumah sakit jiwa.
Dialog antara wartawati (Marsha Timothy) dan pelayan rumah sakit jiwa (Ario
Bayu) memberikanku jawaban dari film Pintu Terlarang ini.
Ending saat seorang pria (Rio Dewanto)
sedang melakukan penebusan dosa kepada Pastor, _yang masih diperankan oleh
Fachri Albar, menjelaskan bahwa Pintu Terlarang maksudnya adalah pintu yang
menuju masa lalu yang kelam. Maka tutuplah dan jangan pernah mencoba
membukanya. Jika mencoba membuka Pintu Terlarang, maka kau akan kembali
mengingat semua masa lalu yang suram itu.
8/10

Tidak ada komentar:
Posting Komentar